1.
Manusia dan Cinta Kasih
-
Tanggung Jawab
Tanggung jawab adalah sifat terpuji yang mendasar
dalam diri manusia. Selaras dengan fitrah. Tapi bisa juga tergeser oleh faktor
eksternal. Setiap individu memiliki sifat ini. Ia akan semakin membaik bila
kepribadian orang tersebut semakin meningkat. Ia akan selalu ada dalam diri
manusia karena pada dasarnya setiap insan tidak bisa melepaskan diri dari
kehidupan sekitar yang menunutut kepedulian dan tanggung jawab. Inilah yang
menyebabkan frekwensi tanggung jawab masing-masing individu berbeda.
-
Pengorbanan
Pengorbanan adalah
keikhlasan dan berbesar hati.
Pengorbanan adalah suatu yg kita beri tanpa pamrih
Pengorbanan adalah konsekuensi atas sebuah cinta.
Pengorbanan adalah suatu yg kita beri tanpa pamrih
Pengorbanan adalah konsekuensi atas sebuah cinta.
Pengorbanan
adalah ketika kita memberikan sesuatu kepada orang lain dengan ikhlas dan tulus
tanpa mengharapkan apa-apa darinya dan cinta itu adalah sesuatu yang indah
ketika kita merasa bahagia,damai bersama orang-orang yang kita kasihi dan kita
sayangi
-
Kejujuran
Jujur adalah sebuah kata yang telah dikenal oleh hampir semua orang.
Bagi yang telah mengenal kata jujur mungkin sudah tahu apa itu arti atau makna
dari kata jujur tersebut. Namun masih banyak yang tidak tahu sama sekali dan
ada juga hanya tahu maknanya secara samar-samar. Berikut saya akan mencoba
memberikan pemahaman sebatas mampu saya tetang makna dari kata jujur ini.
Kata jujur adalah kata yang digunakan untuk menyatakan sikap seseorang.
Bila seseorang berhadapan dengan suatu atau fenomena maka seseorang itu akan
memperoleh gambaran tentang sesuatu atau fenomena tersebut.
Bila seseorang itu menceritakan informasi tentang
gambaran tersebut kepada orang lain tanpa ada “perobahan” (sesuai dengan
realitasnya ) maka sikap yang seperti itulah yang disebut dengan jujur.
Sesuatu atau fenomena yang dihadapi tentu saja apa yang ada
pada diri sendiri atau di luar diri sendri. Misalnya keadaan atau kondisi
tubuh, pekerjaan yang telah atau sedang serta yang akan dilakukan.
Sesuatu yang teramati juga dapat mengenai benda, sifat dari benda
tersebut atau bentuk maupun model. Fenomena yang teramati boleh saja yang
berupa suatu peristiwa, tata hubungan sesuatu dengan lainnya. Secara sederhana
dapat dikatakan apa saja yang ada dan apa saja yang terjadi
Perlu juga diketahui bahwa ada juga seseorang memberikan berita atau
informasi sebelum terjadinya peristiwa atau fenomena. Misalnya sesorang
mengatakan dia akan hadir dalam pertemuan di sebuah gedung bulan depan.
Kalau memang dia hadir pada waktu dan tempat yang telah di sampaikannya itu
maka seseorang itu bersikap jujur. Dengan kata lain jujur juga berkaitan dengan
janji. Disini jujur berarti mencocokan atau menyesuaikan
ungkapan (informasi) yang disampaikan dengan realisasi (fenomena).
-
Saling Percaya
Saling
Percaya adalah rasa mempercayai orang lain, berusaha untuk tidak mencurigai org
lain, rasa saling percaya akan memberikan kenyamanan dlm hubungan, tapi yang
harus diperhatikan disini adalah bahwa kita tidak boleh terlalu percaya dengan
orang lain atau pasangan kita, karena kadang kepercayaan itu malah
disalahgunakan, saling percayalah sewajarnya saja.
-
Saling Pengertian
Memahami
satu sama lain, berusaha mengerti keinginan pasangan,dalam hal ini dibutuhkan
keterbukaan dari setiap pasangan yg menjalani hubungan cinta. Pengertian yang
dimaksud juga untuk segala sisi misal sifat pasangan, keinginan, suasana hati,
bahkan sampai keadaan ekonominya, yang tentunya kalau kita terlalu memaksakan
kehendak pasti berujung buruk kepada hubungan itu sendiri.
-
Saling Terbuka
Sama halnya dengan saling
pengertian, saling terbuka juga memiliki kedudukan penting dalam harmonisnya
suatu hubungan, setiap pasangan harus jujur tapi tidak berarti harus mengatakan
yang seharusnya tidak dikatakan terhadap pasangannya, dimaksudkan utk lebih
menjaga perasaan pasangannya, karena kalau salah memahami (misunderstanding)
maka hubungan akan mengalami kerenggangan.
Makna Kasih Sayang
Kasih sayang mestilah
utuh, karena jika berkurang satu unsurnya, akan melemahkannya.
Kasih sayang bisa
dirasakan oleh siapa pun, tidak terbatas usia.
Kasih sayang merupakan
bagian dari hidup manusia.
Kasih sayang berlebih bisa
memberikan pengaruh negatif, dan cenderung memanjakan.
Kurangnya kasih sayang
juga bisa memberikan pengaruh buruk.
Oleh karenanya, semestinya
manusia saling kasih dan saling sayang dengan sesamanya dan lingkungannya.
Lingkaran Cinta dan Kasih Sayang
-
Keluarga
Keluarga adalah segalanya,
tempat semua berawal, tempat pembelajaran sebelum kita menjadi dewasa dan mampu
mengambil keputusan untuk kehidupan kita nantinya.
Keluarga memiliki peran
yang sangat penting bagi pertumbuhan pribadi, baik karakter, atitude, sikap
sosial, emosiaonal, afeksi dan lain sebagainya. Sejak dalam kandungan, peran
orang tua sebagai pendidik sudah memegang peranan penting. Seorang anak sejak
dari kandunganlah terbentuk mental dan kepribadian mereka. Seorang bayi yang
diharapkan lahir oleh orang tuanya dengan penuh suka cita, maka ia pun akan
terlahir dengan pribadi yang ceria dan penuh tawa dan senyum di wajahnya.
Sebaliknya, jika seorang bayi yang kehadirannya ke dunia tidak diinginkan maka
kerut wajah, kening dan raut wajah surampun membias dan menghiasi wajah sang
bayi. Dan wajah itu adalah cermin dari batin yang terluka. Ketika batin
sesorang yang terluka sejak dalam kandungan, maka dia akan tumbuh sebagai
pribadi yang akan melukai pribadi yang lain. Dan terjadilah rantai luka batin
yang panjang.
Sebagian dari kita, dan pasti dari kita memikili
yang namanya luka batin dan semuanya turut mewarnai kehidupan kita. Maka mari
kita sadari bahwa kita adalah pribadi yang terluka, dan mari membangun tekat
untuk memutuskan rantai luka batin tersebut bagi generasi masa depan kita,
anak-anak kita. Sekecil apa pun peran kita dan pengaruh kita bagi generasi kita
(keluarga kita) yakinlah itu amat sangat bermanfaat. Ada pepatah mengatakan
bahwa 1000 langkah diawali dari satu langkah kecil. Saya dan Anda adalah
pendidik karakter bagi generasi masa depan kita, sehingga baik buruknya
karakter bangsa kita, kita juga turut andil di dalamnya.
-
Kemesraan
berasal dari kata dasar
'mesra', yang artinya perasaan simpati yang akrab. Kemesraan adalah hubungan
akrab baik antara pria dan wanita yang sedang dimabuk asmara maupun yang sudah
berumah tangga. Kemesraan merupakan perwujudan kasih sayang yang telah
mendalam. Cinta yang berlanjut menimbulkan pengertian mesra atau kemesraan.
Kemesraan adalah perwujudan dari cinta. Kemesraan dapat menimbulkan daya
kreativitas manusia. Kemesraan dapat menciptakan berbagai bentuk seni sesuai
dengan kemampuan bakatnya.
-
Pemujaan
Pemujaan dimulai sejak manusia
dilahirkan dengan akal yang dimilikinya. Manusia telah berfikir kritis tentang
alam dan kejadiannya. Hal ini dapat diwujudkan dengan mengagumi dan bersyukur
kepada Sang Pencipta. Dalam mencari bentuk-bentuk pemujaan dapat berupa ibadah
sebagai media komunikasi antara manusia dengan Tuhan, membangun tempat ibadah
yang sebaik-baiknya, mencipta lagu, puisi, novel, film, dan sebagainya yang
bertema mencintai Sang Pencipta.
-
Belas
Kasih
Belas kasih adalah
kebajikan di mana kapasitas emosional empati dan simpati untuk penderitaan
orang lain dianggap sebagai bagian dari cinta itu sendiri, dan landasan
keterkaitan sosial yang lebih besar dan humanisme-dasar ke tertinggi
prinsi-prinsip dalam filsafat, masyarakat, dan kepribadian .
Dalam surat Al –Qolam ayat
4,” maka manusia menaruh belas kasihan kepada orang lain, karena belas kasihan
adalah perbuatan orang yang berbudi. Sedangkan orang yang berbudi sangat
dipujikan oleh Allah SWT.”
Perbuatan atau sifat
menaruh belas kasihan adalah orang yang berahlak. Manusia mempunyai potensi
untuk berbelas kasihan. Masalahnya sanggupkah ia mengggugah potensi belas
kasihannya itu. Bila orang itu tergugah hatinya maka berarti orang berbudi dan
terpujilah oleh Allah SWT.
-
Cinta
Erotis
Cinta yang berhubungan dengan
nafsu, datang melalui pandangan mata, sentuhan, atau komunikasi dua arah yang
terlalu sering , yang berujung kepada keinginan untuk memiliki.
Lebih sering berakhir
buruk, ketika nafsu menguasai hati berujung dengan hubungan yang tidak sehat,
cepat terjadi lalu cepat berakhir. Kebanyakan mereka yang terlibat justru yang
sudah memiliki pasangan, terjadi akibat beberapa faktor seperti : bosan dengan
pasangan, tertantang untuk mendapatkan pasangan baru karena masih merasa mampu
atau masih merasa muda, dsb.
2.
Manusia dan Keindahan
Keindahan identik
dengan kebenaran.
Perwujudan dari ide manusia yang tertuang ke
dalam media seni.
Kebenaran adalah
keindahan.
Keindahan dan
kebenaran, sama-sama abadi dan berdaya tarik.
Keindahan bersifat
universal, tidak hanya menurut perseorangan. Begitu pula kebenaran.
Akar-akar Pemahaman tentang Keindahan
•
Keindahan
Arti
luas
-
Keindahan seni
Keindahan kreatifitas manusia yang tertuang dalam
berbagai media seni.
-
Keindahan alam
Keindahan yang ada karena ciptaan Tuhan, ada jauh
sebelum manusia diciptakan.
-
Keindahan moral
Keindahan
sikap dan perilaku tiap manusia
-
Keindahan intelektual
Keindahan cara berpikir manusia, atau cerdas secara
emosional dan intelektual.
Arti
estetik murni
Arti
terbatas
-
Berhubungan dengan penglihatan
Keindahan dalam saling
keterkaitan
•
Keindahan
•
Renungan
•
keserasian
•
Kehalusan
•
Keindahan objektif dan subjektif
•
Kesenian
Nilai
universal keindahan mendorong kepada perenungan filosofis.
Perenungan
ini berusaha mencari pola dan konsistensi (keserasian).
Keserasian
mendorong keumuman dalam kehalusan sifat dan karakter.
Lalu
melahirkan penciptaan-penciptaan dengan landasan objektif maupun subjektif.
Hal-hal
tersebut di atas mendorong terciptanya keinginan berkesenian.
3.
Manusia dan Penderitaan
Penderitaan dari
kata dasar derita, bermakna ‘menanggung’ atau ‘menahan’. Yang kemudian khusus
menjadi menanggung hal yang tidak menyenangkan.
Dasar-dasar asasi
dari konsep penderitaan banyak digambarkan di dalam kitab-kitab suci.
Penjelasan di dalam kitab-kita suci umumnya menjelaskan bahwa penderitaan
diawali oleh sesuatu hal yang selalu diperingatkan untuk dihindari.
Ajaran agama bisa
merangkum semua konsep tentang penderitaan, dalam bagan berikut:
•
Uraian Penderitaan :
- Siksaan
Sakit lahir atau batin, sakit lahir berupa
luka di tubuh, karena mengalami pukulan, benturan, luka bakar, luka sayatan dan
lain-lain. Sedangkan luka batin timbul umumnya karena cacian, fitnah, hinaan,
dan sebagainya. Luka batin umumnya lebih sulit dilupakan, kebanyakan tersimpan
lama dalam hati kemudian menjadi dendam dimasa mendatang, kecuali kalau korban
adalah orang yang ikhlas memaafkan.
- Rasa sakit
Akibat yang
diterima dari siksaan, bisa luka lahir , bisa luka batin. Luka batin lebih
sulit dilupakan.
- Neraka
- Penderitaan dalam kisah hidup orang lain
- Sumber penderitaan
Hal
yang sangat dihindari manusia karena tidak ingin
mengalami rasa sakit baik lahir maupun batin.
- Upaya menghindarinya
Menghindari rasa sakit
tidak mudah, apalagi jika tinggal dengan orang-orang yang senang berbuat jahat,
contoh dalam sebuah keluarga ada anggota keluarga yang sering melakukan
kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Umumnya anggota keluarga lain berusaha
menghindari si “trouble maker” ini dengan mencari kegiatan diluar.
4. Manusia dan Keadilan
●Khong Fu Tse: “Bila anak sebagai anak, bila
ayah sebagai ayah, bila
raja
sebagai raja, masing-masing telah melaksanakan kewajibannya,
itulah
keadilan.”
●Aristoteles: keadilan adalan kelayakan dalam
tindakan manusia.
(kelayakan
diartikan sebagai titik tengah kesetimbangan di antara
dua
posisi ekstrim).
●Plato: keadilan sebagai kewajiban tertinggi
dalam kehidupan negara
yang
baik, sedangkan orang yang adil adalah orang yang mampu
mengendalikan
diri, perasaannya dikendalikan oleh akal sehatnya
Tentang Keadilan
•
Keadilan Berdasar
bentuk atau sifat
Keadilan Legal atau Moral
Keadilan Distributif
Keadilan
dalam pembagian-pembagian
Keadilan Komutatif
Bisa berupa kesejahteraan umum
•
Upaya
Pendistribusian Keadilan
Kejujuran dan kebenaran
Melakukan
dengan sebenar-benarnya , berusaha untuk
tidak berbohong agar dipandang baik di mata orang lain.
Kecurangan
Berbuat apa saja demi tercapainya suatu
tujuan, tidak memandang cara itu baik atau buruk, yang penting tujuan tercapai.
Pemulihan nama baik
Dengan berusaha berbuat baik setelah masa
rehabilitasi. Berusaha menjadi berbeda dengan pandangan orang lain sebelumnya.
Pembalasan
Melakukan hal yang dulu pernah dialami kepada
orang lain. Dengan tujuan supaya orang lain merasakan hal (umumnya rasa sakit
lahir atau batin) yang sama dengan yang dialami dulu.
No comments:
Post a Comment