Tuesday, July 2, 2013

TUGAS IBD 2 MANUSIA DAN CINTA KASIH

1.  Manusia dan Cinta Kasih

-         Tanggung Jawab
Tanggung jawab adalah sifat terpuji yang mendasar dalam diri manusia. Selaras dengan fitrah. Tapi bisa juga tergeser oleh faktor eksternal. Setiap individu memiliki sifat ini. Ia akan semakin membaik bila kepribadian orang tersebut semakin meningkat. Ia akan selalu ada dalam diri manusia karena pada dasarnya setiap insan tidak bisa melepaskan diri dari kehidupan sekitar yang menunutut kepedulian dan tanggung jawab. Inilah yang menyebabkan frekwensi tanggung jawab masing-masing individu berbeda.

-         Pengorbanan
Pengorbanan adalah keikhlasan dan berbesar hati.
Pengorbanan adalah suatu yg kita beri tanpa pamrih
Pengorbanan adalah konsekuensi atas sebuah cinta.

Pengorbanan adalah ketika kita memberikan sesuatu kepada orang lain dengan ikhlas dan tulus tanpa mengharapkan apa-apa darinya dan cinta itu adalah sesuatu yang indah ketika kita merasa bahagia,damai bersama orang-orang yang kita kasihi dan kita sayangi

-         Kejujuran
Jujur adalah sebuah kata yang telah dikenal oleh hampir semua orang. Bagi yang telah mengenal kata jujur mungkin sudah tahu apa itu arti atau makna dari kata jujur tersebut. Namun masih banyak yang tidak tahu sama sekali dan ada juga hanya tahu maknanya secara samar-samar. Berikut saya akan mencoba memberikan pemahaman sebatas mampu saya tetang makna dari kata jujur ini.
Kata jujur adalah kata yang digunakan untuk menyatakan sikap seseorang. Bila seseorang berhadapan dengan suatu atau fenomena maka seseorang itu akan memperoleh  gambaran tentang  sesuatu  atau fenomena tersebut. Bila seseorang  itu  menceritakan informasi tentang  gambaran  tersebut kepada orang lain tanpa ada “perobahan” (sesuai dengan realitasnya ) maka sikap yang seperti itulah yang disebut dengan jujur.
Sesuatu atau fenomena yang dihadapi  tentu  saja apa yang ada pada diri sendiri atau di luar diri sendri. Misalnya keadaan atau kondisi tubuh, pekerjaan yang telah atau sedang  serta  yang akan dilakukan. Sesuatu yang teramati juga dapat   mengenai benda, sifat dari benda tersebut atau bentuk  maupun model. Fenomena yang teramati boleh saja yang berupa suatu peristiwa, tata hubungan sesuatu dengan lainnya. Secara sederhana dapat dikatakan apa saja yang ada dan apa saja yang terjadi
Perlu juga diketahui bahwa ada juga seseorang memberikan berita atau informasi sebelum terjadinya peristiwa atau fenomena. Misalnya sesorang mengatakan dia akan hadir dalam pertemuan  di sebuah gedung bulan depan. Kalau memang dia hadir pada waktu dan tempat yang telah di sampaikannya itu maka seseorang itu bersikap jujur. Dengan kata lain jujur juga berkaitan dengan janji. Disini   jujur  berarti mencocokan atau menyesuaikan ungkapan (informasi) yang disampaikan dengan realisasi (fenomena).

-         Saling Percaya
Saling Percaya adalah rasa mempercayai orang lain, berusaha untuk tidak mencurigai org lain, rasa saling percaya akan memberikan kenyamanan dlm hubungan, tapi yang harus diperhatikan disini adalah bahwa kita tidak boleh terlalu percaya dengan orang lain atau pasangan kita, karena kadang kepercayaan itu malah disalahgunakan, saling percayalah sewajarnya saja.




-         Saling Pengertian
Memahami satu sama lain, berusaha mengerti keinginan pasangan,dalam hal ini dibutuhkan keterbukaan dari setiap pasangan yg menjalani hubungan cinta. Pengertian yang dimaksud juga untuk segala sisi misal sifat pasangan, keinginan, suasana hati, bahkan sampai keadaan ekonominya, yang tentunya kalau kita terlalu memaksakan kehendak pasti berujung buruk kepada hubungan itu sendiri.

-         Saling Terbuka
Sama halnya dengan saling pengertian, saling terbuka juga memiliki kedudukan penting dalam harmonisnya suatu hubungan, setiap pasangan harus jujur tapi tidak berarti harus mengatakan yang seharusnya tidak dikatakan terhadap pasangannya, dimaksudkan utk lebih menjaga perasaan pasangannya, karena kalau salah memahami (misunderstanding) maka hubungan akan mengalami kerenggangan.

Makna Kasih Sayang

  Kasih sayang mestilah utuh, karena jika berkurang satu unsurnya, akan melemahkannya.
  Kasih sayang bisa dirasakan oleh siapa pun, tidak terbatas usia.
  Kasih sayang merupakan bagian dari hidup manusia.
  Kasih sayang berlebih bisa memberikan pengaruh negatif, dan cenderung memanjakan.
  Kurangnya kasih sayang juga bisa memberikan pengaruh buruk.
  Oleh karenanya, semestinya manusia saling kasih dan saling sayang dengan sesamanya dan lingkungannya.





Lingkaran Cinta dan Kasih Sayang
-         Keluarga
Keluarga adalah segalanya, tempat semua berawal, tempat pembelajaran sebelum kita menjadi dewasa dan mampu mengambil keputusan untuk kehidupan kita nantinya.
Keluarga memiliki peran yang sangat penting bagi pertumbuhan pribadi, baik karakter, atitude, sikap sosial, emosiaonal, afeksi dan lain sebagainya. Sejak dalam kandungan, peran orang tua sebagai pendidik sudah memegang peranan penting. Seorang anak sejak dari kandunganlah terbentuk mental dan kepribadian mereka. Seorang bayi yang diharapkan lahir oleh orang tuanya dengan penuh suka cita, maka ia pun akan terlahir dengan pribadi yang ceria dan penuh tawa dan senyum di wajahnya. Sebaliknya, jika seorang bayi yang kehadirannya ke dunia tidak diinginkan maka kerut wajah, kening dan raut wajah surampun membias dan menghiasi wajah sang bayi. Dan wajah itu adalah cermin dari batin yang terluka. Ketika batin sesorang yang terluka sejak dalam kandungan, maka dia akan tumbuh sebagai pribadi yang akan melukai pribadi yang lain. Dan terjadilah rantai luka batin yang panjang.
Sebagian dari kita, dan pasti dari kita memikili yang namanya luka batin dan semuanya turut mewarnai kehidupan kita. Maka mari kita sadari bahwa kita adalah pribadi yang terluka, dan mari membangun tekat untuk memutuskan rantai luka batin tersebut bagi generasi masa depan kita, anak-anak kita. Sekecil apa pun peran kita dan pengaruh kita bagi generasi kita (keluarga kita) yakinlah itu amat sangat bermanfaat. Ada pepatah mengatakan bahwa 1000 langkah diawali dari satu langkah kecil. Saya dan Anda adalah pendidik karakter bagi generasi masa depan kita, sehingga baik buruknya karakter bangsa kita, kita juga turut andil di dalamnya.
-          Kemesraan
berasal dari kata dasar 'mesra', yang artinya perasaan simpati yang akrab. Kemesraan adalah hubungan akrab baik antara pria dan wanita yang sedang dimabuk asmara maupun yang sudah berumah tangga. Kemesraan merupakan perwujudan kasih sayang yang telah mendalam. Cinta yang berlanjut menimbulkan pengertian mesra atau kemesraan. Kemesraan adalah perwujudan dari cinta. Kemesraan dapat menimbulkan daya kreativitas manusia. Kemesraan dapat menciptakan berbagai bentuk seni sesuai dengan kemampuan bakatnya.

-         Pemujaan
Pemujaan dimulai sejak manusia dilahirkan dengan akal yang dimilikinya. Manusia telah berfikir kritis tentang alam dan kejadiannya. Hal ini dapat diwujudkan dengan mengagumi dan bersyukur kepada Sang Pencipta. Dalam mencari bentuk-bentuk pemujaan dapat berupa ibadah sebagai media komunikasi antara manusia dengan Tuhan, membangun tempat ibadah yang sebaik-baiknya, mencipta lagu, puisi, novel, film, dan sebagainya yang bertema mencintai Sang Pencipta.

-         Belas Kasih
Belas kasih adalah kebajikan di mana kapasitas emosional empati dan simpati untuk penderitaan orang lain dianggap sebagai bagian dari cinta itu sendiri, dan landasan keterkaitan sosial yang lebih besar dan humanisme-dasar ke tertinggi prinsi-prinsip dalam filsafat, masyarakat, dan kepribadian .
Dalam surat Al –Qolam ayat 4,” maka manusia menaruh belas kasihan kepada orang lain, karena belas kasihan adalah perbuatan orang yang berbudi. Sedangkan orang yang berbudi sangat dipujikan oleh Allah SWT.”
Perbuatan atau sifat menaruh belas kasihan adalah orang yang berahlak. Manusia mempunyai potensi untuk berbelas kasihan. Masalahnya sanggupkah ia mengggugah potensi belas kasihannya itu. Bila orang itu tergugah hatinya maka berarti orang berbudi dan terpujilah oleh Allah SWT.

-         Cinta Erotis
Cinta yang berhubungan dengan nafsu, datang melalui pandangan mata, sentuhan, atau komunikasi dua arah yang terlalu sering , yang berujung kepada keinginan untuk memiliki.
Lebih sering berakhir buruk, ketika nafsu menguasai hati berujung dengan hubungan yang tidak sehat, cepat terjadi lalu cepat berakhir. Kebanyakan mereka yang terlibat justru yang sudah memiliki pasangan, terjadi akibat beberapa faktor seperti : bosan dengan pasangan, tertantang untuk mendapatkan pasangan baru karena masih merasa mampu atau masih merasa muda, dsb.


2.   Manusia dan Keindahan

  Keindahan identik dengan kebenaran.
Perwujudan dari ide manusia yang tertuang ke dalam media seni.
  Kebenaran adalah keindahan.
  Keindahan dan kebenaran, sama-sama abadi dan berdaya tarik.
  Keindahan bersifat universal, tidak hanya menurut perseorangan. Begitu pula kebenaran.

     Akar-akar Pemahaman tentang Keindahan
         Keindahan
Arti luas
-        Keindahan seni
Keindahan kreatifitas manusia yang tertuang dalam berbagai media seni.
-        Keindahan alam
Keindahan yang ada karena ciptaan Tuhan, ada jauh sebelum manusia diciptakan.
-        Keindahan moral
Keindahan sikap dan perilaku tiap manusia
-        Keindahan intelektual
Keindahan cara berpikir manusia, atau cerdas secara emosional dan intelektual.
Arti estetik murni
Arti terbatas
-        Berhubungan dengan penglihatan

Keindahan dalam saling keterkaitan

         Keindahan
         Renungan
         keserasian
         Kehalusan
         Keindahan objektif dan subjektif
         Kesenian

  Nilai universal keindahan mendorong kepada perenungan filosofis.
  Perenungan ini berusaha mencari pola dan konsistensi (keserasian).
  Keserasian mendorong keumuman dalam kehalusan sifat dan karakter.
  Lalu melahirkan penciptaan-penciptaan dengan landasan objektif maupun subjektif.
  Hal-hal tersebut di atas mendorong terciptanya keinginan berkesenian.









3. Manusia dan Penderitaan

  Penderitaan dari kata dasar derita, bermakna ‘menanggung’ atau ‘menahan’. Yang kemudian khusus menjadi menanggung hal yang tidak menyenangkan.
  Dasar-dasar asasi dari konsep penderitaan banyak digambarkan di dalam kitab-kitab suci. Penjelasan di dalam kitab-kita suci umumnya menjelaskan bahwa penderitaan diawali oleh sesuatu hal yang selalu diperingatkan untuk dihindari.
  Ajaran agama bisa merangkum semua konsep tentang penderitaan, dalam bagan berikut:
         Uraian Penderitaan :
- Siksaan
Sakit lahir atau batin, sakit lahir berupa luka di tubuh, karena mengalami pukulan, benturan, luka bakar, luka sayatan dan lain-lain. Sedangkan luka batin timbul umumnya karena cacian, fitnah, hinaan, dan sebagainya. Luka batin umumnya lebih sulit dilupakan, kebanyakan tersimpan lama dalam hati kemudian menjadi dendam dimasa mendatang, kecuali kalau korban adalah orang yang ikhlas memaafkan.
- Rasa sakit
Akibat yang diterima dari siksaan, bisa luka lahir , bisa luka batin. Luka batin lebih sulit dilupakan.
- Neraka
- Penderitaan dalam kisah hidup orang lain
- Sumber penderitaan
        Hal yang sangat dihindari manusia karena tidak ingin
        mengalami rasa sakit baik lahir maupun batin.

- Upaya menghindarinya
Menghindari rasa sakit tidak mudah, apalagi jika tinggal dengan orang-orang yang senang berbuat jahat, contoh dalam sebuah keluarga ada anggota keluarga yang sering melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Umumnya anggota keluarga lain berusaha menghindari si “trouble maker” ini dengan mencari kegiatan diluar.












4. Manusia dan Keadilan
●Khong Fu Tse: “Bila anak sebagai anak, bila ayah sebagai ayah, bila
  raja sebagai raja, masing-masing telah melaksanakan kewajibannya,
  itulah keadilan.”
●Aristoteles: keadilan adalan kelayakan dalam tindakan manusia.
  (kelayakan diartikan sebagai titik tengah kesetimbangan di antara
  dua posisi ekstrim).
●Plato: keadilan sebagai kewajiban tertinggi dalam kehidupan negara
  yang baik, sedangkan orang yang adil adalah orang yang mampu
  mengendalikan diri, perasaannya dikendalikan oleh akal sehatnya

Tentang Keadilan
         Keadilan Berdasar bentuk atau sifat
Keadilan Legal atau Moral
Keadilan Distributif
Keadilan dalam pembagian-pembagian
Keadilan Komutatif
Bisa berupa kesejahteraan umum



         Upaya Pendistribusian Keadilan
Kejujuran dan kebenaran
        Melakukan dengan sebenar-benarnya , berusaha untuk
        tidak berbohong agar dipandang baik di mata orang lain.
Kecurangan
Berbuat apa saja demi tercapainya suatu tujuan, tidak memandang cara itu baik atau buruk, yang penting tujuan tercapai.
Pemulihan nama baik
Dengan berusaha berbuat baik setelah masa rehabilitasi. Berusaha menjadi berbeda dengan pandangan orang lain sebelumnya.
Pembalasan
Melakukan hal yang dulu pernah dialami kepada orang lain. Dengan tujuan supaya orang lain merasakan hal (umumnya rasa sakit lahir atau batin) yang sama dengan yang dialami dulu.








No comments:

Post a Comment