TUGAS IBD 4
Manusia Dan Kegelisahan
Kegelisahan
Kegelisahan
berasal dari kata gelisah, yang berarti tidak tenteram hatinya, selalu merasa
kwatir tidak tenang, tidak sabar, cemas. Sehingga kegelisahan merupakan hal
yang menggambarkan seseorang tidak tentram hati maupun perbuatannya, merasa
kwatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya, tidak sabar ataupun dalam
kecemasan.
Kegelisahan
hanya dapat diketahui dari gejala tingkah laku atau gerak gerik seseorang dalam
situai tertentu. Kegelisahan merupakan salah satu ekspresi kecemasan. Karena
itu dalam pengertian sehari-hari kegelisahan juga diartikan kecemasan,
kekwatiran ataupun ketakutan. Masalh kecemasan atau kegelisahan berkaitan juga
dengan masalah frustasi, yang secara definisi dapat disebutkan, bahwa seseorang
mengalami frustasi karena pa yang diinginkan tidak tercapai.
Manusia
dan Kegelisahan
Takut
atau gelisah menurut istilah biasanya disebut ansietas. Ansietas merupakan suatu
jenis neurosis yang tanda utamanya adalah rasa cemas atau takut berkebihan,
sering sekali datangnya secara tiba- tiba, timbul sebagai akibat dari adanya
konflik internal atau konflik dari dalam hati, misalnya perasaan tentang
kehilangan seseorang atau sesuatu yang dicintainya.
Takut
atau gelisah dalam bahasa arab sering disebut khauf yang artinya keadaan jiwa
disaat manusia terancam.
Faktor
terjadinya kegelisahan atau kecamasan :
1.
Ketidakmampuan seorang dalamenghadapi kenyataan hidup.
2.
Munculnya rasatakut tidak mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan.
3.
Situasi budaya kita yang belum mapan betul.
4.
Adanya dorongan kegelisahan dari dalam hati nuraninya sendiri.
5.
Adanya perasaan takut kehilangan hak maupun nama baiknya.
6.
Karena sedang menunggu sesuatu.
7.
Faktor dari luar yang terjadi karena lingkungan dimana ia tinggal dan
masyarakat sekitarnya.
Sebab-sebab
timbulnya rasa takut :
1.
Kurang beriman
Pengaruh
iman terhadap jiwa dan kehidupan manusia, diantaranya berani, sebab bagi yang
beriman tidak ada yang l ebih kuat dari kekuatan Allah dan tidak ada kebesaran
yang melebihi kebesaran Allah.
2.
Kurang atau tidak yakin akan kekuatn diri sendiri
Kurang
yakin akan kekuatan diri sendiri menjadi seorang yang pengecut, ancaman yang
dihadapinya terasa begitu besar sebaliknya diri merasa kecil.
3.
Karena merasa bersalah atau berdosa
Karena
perbuatan dosa akan mengguncangkan jiwa dan menimbulkan keraguan didalam
hatinya, oleh sebab itu orang yang jiwanya labil tidak akan memiliki keyakinan
dan keberanian.
Penanggulangan
Penderita Ansietas :
1.
Menjelaskan kelainan yang dideritanya, yakni mengungkapkan trauma dimasa lampau
yang mungkin mengakibatkan konflik dihatinya.
2.
Psikoterapi, yakni memberikan kepastian dan keyakinan bahwa sang penderita akan
selalu dilindungi fan dimengerti serta diberikan rasa simpati dan perhatian
kepadanya.
3.
Berupaya agar dirinya memasuki suatu keadaan yang rileks.
4.
Mendekatkan diri kepada Allah.
5.
Pemberian obat penenang
Bentuk-bentuk
kegelisahan:
1.
Keterasingan
Keterasingan
mempunyai arti perihal yang berkenaan dengan ketersisihan dari pergaulan,
terpencil atau terpisah dari yang lain.
Sumber-sumber
dari keterasingan:
~
Perbuatan yang tidak dapat diterima oleh masyarakat
contoh:
mencuri, angkuh, keras kepala,dll
~ Sikap
rendah diri, merasa tidak berharga karena cacat fisik, pendidikan rendah dan
sebagainya
2.
Kesepian
Perasaan
sepi singgah dihati manusia tergantung dari masalah yang menimpa jiwa orang
yang mengalaminya. Orang yang mengasingkan diriny sehingga terjadi kesepian
mungkin karena kesombonganya atau sikap rendah dirinya. Namun sebab utama orang
kesepian adalah takut kehilangan hak hidup dan hak memilih nama baik, selain
itu juga disebabkan oleh frustasi.
3.
Ketidakpastian
Orang
yang pikiranya terganggu tidak lagi berpikir secara jernih, teratur untuk logis
mengambil kesimpulan, karena dalam pikiranya selalu menerima rangsangan lain
yang baru, sehingga pikiranya kacau.
4.
Kecemasan
Menurut
Sigmund Freud, kecemasan dibagi menjadi tiga macam:
a.
Kecemasan tentang kenyataan
adalah
suatu pengalaman perasaan sebagai akibat pengamatan suatu bahaya dalam dunia
luar. Bahaya adalah sikap keadaan dalam lingkungan seseorang yang mengancam
untuk mencelakakanya. Pengalaman bahaya dan timbulnya kecemasan mungkin dari sifat
pembawaan, dalam arti kata bahwa seseorang mewarisi kecenderungan untuk menjadi
takut kalau ia berada dekat dengan benda tertentu atau keadaan tertentu
dilingkunganya.
b.
Kecemasan neurotis (saraf)
ditimbulkan
oleh suatu pengamatan tentang bahaya dari naluriah.Kecemasan neurotis dapat
dibedakan dalam 3 bentuk:
~
Bentuk kecamasan yang berkisar dengan bebas dan menyesuaikan dirinya dengan
segera pada lingkungan yang kiranya cocok.
~
Bentuk ketakutan yang tegang dan irrasional(phobia)
~
Reaksi gugup atau setengah gugup, reaksi ini munculnya secara tiba- tiba.
c.
Kecemasan moril
merupakan
suatu perasaan bersalah atau malu dalam ego, yang ditimbulkan oleh suatu
pengamatan mengenai bahaya dari hati nurani.
No comments:
Post a Comment